Ingin Untung Deposito? Hitung Dulu Bunganya

Ingin Untung DepositoJika anda penggiat investasi tentu sudah tidak asing dengan deposito kan? Investasi deposito memang bisa dibilang investasi yang praktis dan mudah serta memiliki resiko yang lebih kecil dibanding investasi lainnya. Memang sekilas deposito hampir mirip dengan tabungan biasa yang membedakan adalah perhitungan bunga deposito lebih tinggi dan deposito hanya boleh diambil pada jangka waktu tertentu.

Bagi Anda yang ingin melakukan investasi deposito, berikut tips memilih deposito yang tepat dan sesuai kebutuhan;

  1. Reputasi Bank

Pilihan pertama, tentu harus selektif dalam memiih Bank yang akan kita gunakan. Untuk hal ini selain Anda memilih berdasarkan bunga yang paling menguntungkan, pastikan memilih Bank yang sehat atau Bank resmi milik pemerintah. Selain itu pastikan pelayanannya praktis dan mudah dijangkau.

  1. Jangka waktu penyimpanan deposito

Jika Anda mengambil deposito sebelum waktunya, mungkin akan ada Bank yang akan memberikan penalti. Justru ini akan merugikan, pastikan berinvestasi sesuai dengan kondisi keuangan meski makin lama makin besar keuntungan bunganya.

  1. Perhatikan bunganya

Dalam hal bunga sebenarnya sudah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Cek apakah bunga yang ditawarkan terlalu melebihi ketentuan LPS. Ini beresiko karena LPS nantinya tidak akan menjamin deposito tersebut.

Jika keuntungan deposito sangat bergantung dengan jumlah bunga yang ditawarkan, lalu bagaimana cara perhitungan bunga deposito?

Untuk menghitung bunga dalam deposito biasanya sudah ada pihak Bank yang memberikan layanan untuk perhitungannya. Namun berikut formula atau cara untuk menghitungnya biar semakin paham;

  1. Langkah pertama, sebaiknya Anda tahu terlebih dahulu rumus dalam menghitungnya

Bunga deposito per bulan= Nominal deposito x bunga per tahun (%) x 30(jumlah hari sebulan) : 365(jumlah hari dalam setahun) x 80 %(pemotongan pajak sebesar 20%)

  1. Contoh kasus; Anda akan memulai investasi deposito dengan nominal Rp 20.000.000 di suatu Bank yang memberi bunga sebesar 8 % pertahun. Maka perhitungannya sebagai berikut;

Bunga deposito per bulan= 20.000.000 x 8% x 30 : 365 x 80 %

                                    = Rp. 105.300 per bulan

Nah, jika tenor deposito Anda selama satu tahun, maka uang Anda yang awalnya Rp. 20.000.000 bisa menjadi sejumlah= 20.000.000 + 105.300 x 12 = Rp. 21.263.600

Dengan melihat Perhitungan bunga deposito diatas tentu membuat Anda semakin tertarik dengan investasi deposito. Berikut kami berikan beberapa keuntungan dan manfaat deosito;

  1. Aman dan rendah resikonya

Seperti yang dijelaskan tadi, deposito dijamin oleh LPS asalkan tidak melebihi batas nominal deposito yang ditentukan yaitu sebesar 2 milyar. Rendah resiko karena tidak perlu membutuhkan analisis yang rumit seperti investasi saham.

  1. Tidak dikenakan biaya Administrasi

Berbeda dengan tabungan, deposito tidak dikenakan biaya Admin. Jadi nominal deposito tidak akan berkurang, justru akan bertambah dengan mendapatkan bunga.

  1. Jangka waktu bisa diperpanjang

Untuk jangka waktu yang bisa dipilih adalah selama 1 bulan, 2 bulan hingga 12 bulan dan jika masa waktunya sudah habis bisa diperpanjang lagi dengan menghubungi pihak Bank agar diurus proses administrasinya.

  1. Bisa dijadikan jaminan

Berbeda dengan tabungan biasa, jika Anda memiliki kredit, Anda bisa jadikan deposito Anda sebagai jaminan.

Agar bisa mendapatkan manfaat dan keuntungan dari investasi deposito selain diperlukan untuk tahu berapa perhitungan bunga deposito pastikan Anda memilih Bank yang tepat dan bisa memberi pelayanan yang terbaik. Demikian semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Like and Share ya 🙂