Spesialis Penyakit dalam (Kardiovaskular): Tips yang Bisa Dilakukan Agar Penderita Jantung Tetap Sehat

Spesialis Penyakit dalam (Kardiovaskular)Jantung merupakan salah satu orang dalam tubuh yang sangat vital. Karena organ tubuh yang satu ini berguna untuk memompa darah ke seluruh tubuh dam bertugas membawa nutrisi dan oksigen yang diperlukan oleh organ-organ tubuh, sekaligus mengangkut zat-zat sisa. Jantung dan pembuluh darah membentuk sistem kardiovaskular yang berperan penting pada kelangsungan hidup manusia. Meskipun banyak orang yang sudah sadar tentang pentingnya jantung untuk hidup manusia, namun tak sedikit juga jumlah penderita penyakit ini. Bahkan tak sedikit pengidapnya juga berasal dari kalangan muda. Untuk mengatasi kondisi kesehatan jantung, biasanya perlu berobat ke spesialis penyakit dalam (kardiovaskular) untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu, bagi penderita jantung juga dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat.

Menderita penyakit jantung memang harus dijaga dengan hati-hati agar tidak terjadi serangan jantung yang bisa berujung kepada kematian. Selain itu, melakukan gaya hidup sehat seperti yang sudah disinggung sebelumnya juga berguna untuk menjaga jantung dan tubuh Anda tepat sehat. Sehingga harapan untuk hidup juga semakin besar. Nah, berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Berhenti merokok.

Merokok menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Sehingga sudah seharusnya Anda menghentikan kebiasaan tidak sehat ini jika sudah divonis menderita penyakit jantung. Jika godaan untuk merokok timbul, pikirkan dampak buruknya bagi kesehatan jantung Anda kelak. Jangan sampai Anda gegabah dan menyesal di kemudian hari.

  • Menjaga tekanan darah.

Tekanan darah yang tinggi bisa memicu terjadinya serangan jantung, sehingga mengharuskan ditangani oleh spesialis penyakit dalam (kardiovaskular) segera. Hal ini lantaran tekanan darah yang tinggi berpotensi merusak dinding arteri dan oto jantung sehingga membuat kondisi jantung semakin parah. Untuk itu hindari beberapa faktor yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, seperti dengan mengkonsumsi makanan berlemak, kebiasaan merokok, obesitas, tingkat stress yang tinggi, minum minuman beralkohol, dlsb.

  • Mengelola stress.

Kondisi stress bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda, tak terkecuali pada penderita penyakit jantung. Pada penderita jantung akan sangat rentan mengalami stress karena perasaan tertekan pada penyakit yang dideritanya. Sehingga agar kondisi penyakit jantung tidak semakin parah, kelola stress dengan baik dan lakukan berbagai kegiatan positif untuk menghilangkan stress.

  • Memperhatikan pola makan.

Bagi Anda yang sudah divonis menderita jantung, sebaiknya jangan makan dengan sembarangan. Karena ada beberapa makanan yang di pantang untuk dikonsumsi oleh penderita jantung. Dokter biasanya akan mewanti-wanti pasiennya untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Anda sebagai pasien harus mengikuti anjuran dokter agar penyakit tidak semakin parah.

  • Melakukan olahraga.

Olahraga sangat dianjurkan bagi mereka yang menderita penyakit jantung, baik penderita jantung bawaan ataupun jantung koroner. Namun untuk jenis olahraga yang dijalankan tidak boleh sembarangan. Sebaiknya hindari jenis olahraga yang bersifat kompetisi, seperti sepak bola, lari, bulu tangkis, basket, tenis, dll. Hal ini karena jenis olahraga kompetisi akan menuntut pelakunya untuk mengeluarkan semua kemampuan yang dimiliki tanpa bisa menyesuaikan dengan batas kemampuan diri. Sehingga seseorang dengan penyakit jantung bisa tiba-tiba mengalami gangguan irama dan kerja jantung, yang kemudian menyebabkan terjadinya serangan jantung. Jika serangan jantung terjadi di luar rumah sakit, tentunya penanganan di dokter spesialis penyakit dalam (kardiovaskular) pada rumah sakit tertentu tidak bisa dilakukan sesegera mungkin. Untuk itu, sebaiknya pilih olahraga yang bisa menurunkan resiko penyakit jantung koroner, seperti jogging, jalan kaki, bersepeda, dan berenang.

Like and Share ya 🙂